Janda muda butuh kehangatan

shinta janda muda hot
Cerita sex saat hujan membasahi,hampir sejam ngobrol akhirnya hujan berhenti dan aku pulang sambil meminta kartu namanya.singkat cerita kami sering berhubungan lewat telpon. aku terus terang ttg statusku yg sdhberistri tapi tampaknya tidak masalah buat dia, katanya banyak berteman banyak berkahnya.tapi aku memintanya utk menghubungiku hanya siang dng alasan takut istriku salah sangka.hubungan kami terus makin akrab walau hanya lewat telpon.ada perasaan romantis setiap kali berbicara ditelpon dng shinta. shinta enak diajak ngobrol apapunpasti nyambung. shinta pun tampaknya menikmati perhatianku. walau tinggalnya tidak terlalujauh, aku biasa mengiriminya kartu pos yang isnya seringkali memuji suaranya, bibirnya ataualisnya yang tebal atau yang isinya berupa ucapan terimakasih atas persahabatan unik kami.melihat tanggapan shinta yg hangat, aku yg mulanya iseng mulai berpikir kenapa aku tidakjadikan dia selingkuhanku. tiga bln setelah pertemuan pertama, aku mengajaknya
ketemuan.kami janji bertemu di mall cijantung.rabu sore aku duduk di mcD menunggu shinta, jam 17.45 dia itu muncul. blue jeans ketatmembentuk pinggul, pantat dan pahanya. dan t-shirt ketat bertulis merk motor jepangmembungkus tubuhnya. buahdadanya terlihat sedang. padahal yang paling aku kagumi dariwanita adalah buah dada yang besar menantang seperti rizki pritasari. tapi it’s oke mumpungshinta menyukaiku.kami ngobrol dan seperti pertemuan pertama gadis ini mmg memikat saat sedang “ribut”.sepanjang pertemuan itu shinta tidak menolak sewaktu kupegang tangannya, menyentuh kakinya.dia bahkan melap mulutku yang katanya belepotan saos.mendapat angin aku makin yakin kalau ia mmg menyukaiku.aku mengantarnya pulang kekontrakannya di cibubur juga (ortunya tinggal di cengkareng). shintamemintaku singgah sebentar.kuterima ajakannya.rumahnya kecil ruangnya ada tiga seperti umumya kontrakan di jkt.suasana romantis yang sdh tercipta sejak di mall cijantung tadi membuat udara di ruang tamumenyesakkan dadaku. situasi rumah memancing kelakianku.aku harus mengakhiri pertemuan ini dng kesan yang dalam.mata shinta menatapshintaberharap aku memulai sesuatu.aku pura-pura mau kekamar kecil. shintamengantarku kedalam. ia berjalan didepanku.sampai diruang tengah yg adalah kamar tidurnya, kutarik tangannya, tubuh kami berhadapan.“kenapa mas?”aku tak menjawab pertanyaannya, kutarik tubuhnya, tdk ada perlawanan.kucium bibirnya, kukulum lembut, terasa aroma burger dimulutnya.bibirnya yang seksi terasa manis.shinta mulai membalas kulumanku, lidahku menusuk menjelajahi mulutnya. tubuhku terangsangpengakuan shinta, ia belum pernah bercinta, jadinya aku merasa tertantang utk membimbing danmemberinya kepuasan yg tak akan terlupa.lama kami berpagut, shinta menikmati pagutan panas kami. aku merasakan tubuhnya memanas.kulepas t-shirtnya, shinta menurut.bh eshinta berwarna pink, seperti yg kubayangkan susunya sedang. agak menyembul karena bh-nyayang agak ketat. kujilati lehernya shinta menggelinjang kegelian. “EHHHH…GELI MAS…” pelukanshinta mengencang. ia mendesah-desah lembut, “AAAHH….. AAAHHHH…..tubuhnya bergerak-gerakerotis dlm pelukanku membuat nafsuku terus bergerak naik.kulepas jeans-nya,shinta pasrah dia bahkan membantuku melepas celananya. cd berwarna hitam,“hhhmmm… warna kusuka, seksi…”kubimbing tubuhnya ke kasur yg terletak diujung ruangan, (shinta tdk punya ranjang)kurebahkan tubuhnya. aku tersenyum menatapnya. shinta membelai rambutku.“aku mencintaimu shinta…”rayuku menciumi wajahnya“shinta juga mas… ”aku mulai bergerilya diatas tubuhnya kujilati lagi lehernya, bagian tubuh wanita yg palinggampang membuat membuat mereka kegelian. kutelusuri dadanya menuju belahan susunya. tangankumasuk kebalik bh-nya. kucubit nakal putingnya, shintameringis, mencubit pundakku.kulepas bh-nya. sekarang semua terpampang indah dihadapanku. kunikmati susu itu, shintamengelinjang keenakan. darahku mendidihaku turun menjilati, menciumi perutnya, kami terbawa suasan panas. yg aku heran kok shintamembiarkan pintu rumahnya terbuka dan tdk takut ketahuan org lain. yang aku perhatikan adabeberapa rumah lain dekat siniaku sampai di atas selangkangannya. kutarik turun pelan cd-nya tangan shinta berhentimremas-remas rambutku. dia seperti menunggu sesuatu.pelan tapi pasti kulorotkan sampai cd-nya terlepas. kusergap selangkangannya dng wajahku.vaginanya kuoral.sedikit terpekik shinta menjambak rambutku. jambakan shinta membuatku bergairah.kuisap, jilat bibir vagina dan klitorisnya. lidahku menelusup masuk keliangnya.shinta menggelinjang, mengejang. dan bergetar bergantian desahannya berubah menjadi erangancepat.“EEENNNGGGHHHHH………RRRRRR RGGGGGGHHHHHHHHH…… MASSSS…….. OGGHHH….”nafasku memburu, vagina shinta terasa gurih. tubuhku ikut bergetar. nikmatnya vagina inirasanya lebih nikmat dari vagina istriku yg mulai longgar setelah melahirkan.dng sigap kubuka semua pakaianku, sekarang akupun telanjang bulat.kaki shinta menjepit-jepit kepalaku. gadis ini terangsang hebat. tapi rasanya tidak adil kalauia terbang sendiri.kuputar tubuhku menjadi gaya 69. aku yg tegang mengacung di wajahnya. shinta shocksewaktu melihat ku, ia terdiam, mungkin tdk tahu harus melakukan apa.“pegang terus diremas sayang” ajarku.agak lama baru shinta mau meremas-remas penisku. enak ada sensasi nikmat menyerangku. rasanyalebih nikmat dr pada kuremas sendiri atau istriku yg meremasnya.pantatku bergoyang mengikuti gerak jari-jari shinta lama-kelamaan remasan shinta makin pintar danlincah. aku menegang terus dan terasa panas.kuteruskan oralku di vaginanya, shinta makin semangat memaini batang kejantananku. vaginanyabasah oleh liur dan lendir.aku sendiri tidak tahan lagi, “isap sayang…” pintaku dengan nada memelas. mungkin dlm keadaanfly, shinta menurut saja, dilahapnya batang penisku.pertama agak pelan ragu, tapi kemudian shinta jadi buas.aku sulit menggambarkan rasa apa yg sedang menyerang tubuhku. luarbiasa. kami berpacu salingmemuaskan. gadis itu tdk perlu diajar banyak utk menikmati anugerah seks ini. ku terasa penuh terasa maniku mulai mengaliriku batangku. sesaat gerakan shinta menggiladan tangannya berhenti meremas ku. dia akan orgasme.kuhentikan permainan binal kami. kuputar tubuhku ke posisi tradisional, shinta tampaknyakeberatan.wajahnya kelu nikmat. “jangan berhenti mas….” suaranya berat. nafasnya tersenggal.“kenapa sayang…?” enak ya..?” godakushinta mengangguk malu sambil menggigit dadaku.aku tersentak, “jangan sayang nanti dilihat istriku”,tapi terlambat bekas merah halus tergambar didadaku.“kubalas kau..” kuisap belahan susunya, keras.. cupang merah kini menghiasi susunya.“kita harus bercinta sebelum cupangmu hilang” “kalo tidak ada bencana yg bakal menimpa kita”kataku.“Ngarang..”sambil agak menindih tubuhnya, kubelai rambutnya.“bolehkah perawanmu untukku sayang?”“mmgnya shinta masih perawan skrg mas?” wajahnya agak heran.“vaginamu dioral tdk berarti keperawananmu hilang” “tdk ada darah, yg ada hanya lendirmu”shinta memelukku, “aku suka pada mas sejak pertemuan pertama dan tiga bulan ini telah jatuhcinta padamu mas”.“sekarang aku telanjang dihadapanmu, semua milikmu mas”“aku sdh beristri” kataku“aku tidak cemburu padanya” jawabnya polos.inilah wanita, mereka memberi seks agar mendapatkan cinta. sedang pria memberi cinta utkmendapatkan seks.kuciumi wajahnya, shinta membalas. birahi kami kembali bangkit. kulit kami bergesekan membawasensasi nokmat.susunya hangat lembut dan kenyal menggosok dadaku.“OOOOGGGGHHHHHHHHH…..” aku mengerang nikmatkami kembali tenggelam dlm kemesuman.shinta mengerang sewaktu jariku menusuk vaginanya yg banjir. kukocok tdk terlalu dalam, aku tdkingin merobek selaputnya, biar aku yg merobeknya. “MAS….. ENAKKKK… suaranya lirih.tubuh shinta mmemanas, akupun mendidih.kutuntun tangannya memegang penisku. “bantu mas masuk ke vaginamu sayang..”shinta meremas aku dan mengarahkan ke vaginanya.alat kelamin kami bersentuhan. kepala batangku menyentuh bibir vaginanya.inilah pertamakali kami seutuhnya bersatu.kudorong masuk aku yang mengeras seperti batu.mata shinta terpajam sambil menggigit bibirnya.pelan… pelan… tertahan. vagina yg basah dan sdh terbuka itu masih sempit utk di masukikutarik keluar kemudian masuk, terus berulang“AAAGGGHH…’AAAGGGHH” “AAAGGGGHHHH” shinta berteriak tertahan setiap kali                     aku mengocoknya.“SAKIT MAAASSS…”suaranya bercampur sakit dan enak“MAS LEPAS”“JANGANNN…” tangannya menahan pantatkuterus kukocok, pantatnya bergerak maju mundur.bercak darah segar menempel di batang penisku. akhirnya aku mendapat keperawanannya.lewat 5 menit…”SLEEEPPP….” penisku tertanam.“OOOGGGHHHH….”nikmatnya penisku tertanam, dinding nya mengendut hangat, sebisa mungkinkutancapkan batang penisku sampai menyentuh dasar liangnya.liang shinta sempit tapi dalam, penisku yg panjangnya sedang saja sekitar 15-16 cm tenggelamsemua.tubuh shinta mengejang bergetar, ia menggigit lagi dadaku kali ini agak dekat leher. tapi krnsedang fly aku tidak peduli.setelah beberapa saat kami meresapi setiap butir kenikmatan. aku mulai mengocok vaginanya.kami berburu dalam nafsu birahi. aku seperti seorang joki yang duduk diatas kuda. sementarashinta menggelepar-gelepar seperti ikan kehabisan air.kamar shinta penuh dengan bau mani, nafas yg memburudan erangan. “PLAKK…CEEPLAK…CEPLAK…”suara air dan kulit bertepukan“OGGH…OGH..OGH.. hanya itu yg keluar dr mulutku berulang ulang. pikiranku tersumbattubuhku melayang kesurga.shinta tambah membuatku bersemangat mencabulinya dengan suaranya yang merengek, mengerangnikmat. berkali-kali ia menceracau tak karuan.“HHOOOOOOGHHH……..MMMAAAAAS S…. EENNAAAKKK….SAAA…KKKIITTT…“EEvVV… LLAAGGIII……..” “NNNNNNNGGGGGGGGHHHHHHH……..”setelah 10 menit yg rasanya seperti sepuluh thn. tubuh shinta mengejang terdiam, suaranyatersendat-sendat, “EGH…EGH…EGH…”shinta memelukku erat.shinta hampir sampai. kupercepat kocokanku tubuhku ikutan bergetar hebat.terasa maniku mengaliri tubuhku, sebentar lagi aku akan meledak. rasa nikmat menjalar daribatang penisku kepaha sampai ujung jariku, mengalir kesekujur tubuhku. inilah rasa ygsampai skrg tidak bisa dijelaskan dan tak bernama.geli, nikmat, ingin menangis, lemas bercampur aduk.kemudian aku tak bisa bergerak, tubuhku kejang otakku berhenti bekerja.shinta melenguh panjang, “EEENNNNGGGGHHHHHH……………..”akupun menyusulnya, “EENNNGGGHHHHHHHHH………..”kami orgasme bersama.kami berpelukan. aku tetap menindihnya tak ingin mencabut senjataku dari liangnya.kuseka keringat di wajahnya, wajahnya tersenyum manis memencarkan kenikmatan yg tiada tara.“terima kasih sayang”,Kau wanita yang hebat” “kau membawaku kesurga”, kukecup keningnya“mas aku cinta kau..jangan tinggalkan aku”suaranya lemahsetelah kejadian malam itu, aku menunggu utk menidurinya lagi,.